"kadang kita menganggap mereka masih kecil, tanpa sadar justru kita mengekang mereka dengan tidak memberinya kesempatan untuk mereka mengembangkan potensi diri"
Heyhooo...
Ternyata sudah sekian lama ngga update blog ini, kenapa ya? Darin sudah besar lho, sudah sering bikin kita-kita orang dewasa terkejut bukan kepalang, takjub melihat perkembangannya. Ada satu kejadian yang bikin Ibu cirambay alias berkaca-kaca, kaget ternyata anak saya sudah 'jadi orang'.
Jadi begini ceritanya.. Sekarang Darin sudah 2 tahun 3 bulan. A very big boy! Berpipi chubby dan jari kecil gendut-gendut. Aktif, tidak pernah duduk diam, dan cerewet. Nah suatu ketika, Darin lagi batuk. Namanya anak kecil belum pinter keluarin dahak, jadi waktu lagi nari-nari ikutin Boogie Beebies di TV, dia batuk-batuk, terus muntah ke lantai. Sedikit saja muntahnya, kalo kata orang Sunda mah olab. Ibu yang lagi cuci tangan di wastafel belum sempet
Kejadian berikutnya bikin Ibu bengong. Darin tarik kursi makan, yang Ibu pikir mau ikutan ngerecokin cuci tangan (maaf ya, udah negative thinking). Ternyata tarik dan dorong kursi ke lemari (waduh, ibu sempet pikir mau ngegeratakin susu Mimi - maaf lagi ya sudah under estimate). Tapi apa yang Darin lakukan? Darin naik ke kursi, ambil tisu dari lemari, lalu turun, lari ke ruang TV dan mengelap bekas muntahannya!
Oke, Ibu terbengong-bengong. Eh ternyata kejutannya belum selesai. Setelah selesai mengelap muntahannya di lantai, Darin lari ke dapur, sambil ngoceh, "ih... kotor.." dan buang tisunya ke tempat sampah.
Gusti pangeran.. anakku sudah besar, ga disangka sudah bisa belajar bertanggung jawab atas perbuatannya. Ih, senangnya ya punya anak cerdas begini. Kalau suatu saat Darin besar, dan lupa untuk bertanggung jawab, bakalan Ibu ceritakan kisah ini.







